Menteri SD Mbah Lila Hadalia memastikan bahwa ketersediaan bahan bakar minyak atau BBM dan juga liquified potroleum gas atau LPG di tanah air dalam kondisi yang keamanan. Meskipun situasi geopolitik dan kondisi tidak baik-baik saja saat ini. Indonesia termasuk salah satu negara yang terkena imbas dengan ditutupnya Selat Hormus tersebut. Sebagai negara importir, 19% impor minyak secara nasional berasal dari Selat Hormus. Namun Menteri SDM Balil Hadalia meyakini bahwa ketersediaan BBM dan LPG masih
aman. Namun di sisi lain hal yang tidak bisa dihindari adalah kenaikan harga yang berdampak pada subsidi. Dan kini menurutnya pemerintah tengah menghitung betul berapa subsidi yang terdampak. Dan di sisi lain Bahlil juga mengatakan Presiden RI Prabowo Subianto telah memberikan arahan langsung agar pembangunan fasilitas penyimpanan minyak tersebut segera dipercepat. Menurut Bahlil, percepatan pembangunan tangki penyimpanan minyak merupakan strategi utama untuk memperkuat cadangan energi domestik. Ia pun memastikan investasi
untuk pembangunan fasilitas ini sudah tersedia dan investor juga siap untuk mendukung proyek tersebut. Menurut Bahlil, tangki yang akan dibangun difokuskan untuk menyimpan minyak mentah atau crude oil. Adapun jika cadangan minyak mentah tersedia, maka proses pengolahan menjadi BBM dapat dilakukan melalui kilang yang ada.
Komentar