Beranda / Berita Utama / Iran Nyatakan Siap Perang Intens Lawan AS-Israel Selama 6 Bulan ke Depan

Iran Nyatakan Siap Perang Intens Lawan AS-Israel Selama 6 Bulan ke Depan

Corps Garda Revolusi Iran, IRGC menyatakan kesiapannya untuk meladeni konfrontasi militer skala besar melawan Amerika Serikat, AS, dan Israel dalam jangka panjang. Dikutip dari Aljazirah, juru bicara IRGC, Ali Muhammad Naini memastikan pasukannya masih memiliki nafas panjang untuk berperang secara intensif setidaknya selama 6 bulan ke depan. Menurutnya, serangan rudal yang diluncurkan Iran sejauh ini barulah menggunakan rudal generasi pertama dan kedua. Ia mengklaim Teheran masih menyimpan stok rudal jarak jauh yang

jauh lebih canggih dan mematikan untuk digunakan dalam beberapa hari mendatang. Kepala Keamanan Iran Ali Larijani menuduh pemerintahan Donald Trump berupaya meniru skenario yang mirip dengan Venezuela. Dalam skenario itu, AS menggulingkan pemimpin Ncolas Maduro dan mengendalikan Venezuela. Persepsi mereka adalah bahwa situasinya akan seperti di Venezuela. Mereka akan menyerang, mengambil kendali, dan semuanya akan berakhir. Tetapi sekarang mereka terjebat,” katanya dikutip dari Tasnim Minggu. Ia menambahkan bahwa tujuan

utama AS dan Israel bukanlah sekedar perubahan rezim, melainkan penghancuran dan disintegrasi Iran sebagai sebuah negara. Larijani menilai pengalaman pahit di Irak dan Afghanistan telah membuktikan bahwa campur tangan AS hanya demi kepentingan Washington, bukan belas kasihan pada rakyat. Tujuan mereka bukan sekedar menciptakan perubahan kecil di Iran. Dari perspektif Israel terhadap negara besar seperti Iran, perubahan kecil ini pada dasarnya tidak berarti apa-apa,” ujarnya. Oleh karena itu,

tujuan mereka adalah disintegrasi Iran. Kekhawatiran utama mereka adalah Iran itu sendiri,” sambungnya. Pejabat keamanan tinggi Iran itu juga menggaris bawahi persahabatan Iran dengan negara-negara tetangga. Akan tetapi ia memperingatkan jika sebuah pangkalan diberikan kepada AS untuk melancarkan operasi terhadap Iran, pihaknya berhak untuk membalas. Ini adalah hak yang sah dan tidak dapat dinegosiasikan,” tuturnya. Negara-negara di kawasan ini harus menyadari bahwa mereka tidak bisa sekaligus menyatakan

berpihak pada Iran dan mengizinkan pangkalan-pangkalan tersebut digunakan untuk melawan Iran, lanjutnya. Menurutnya, Iran akan memberikan tanggapan jelas jika pangkalan regional digunakan untuk melawan Teheran. Download Tribun X sekarang. Menghadirkan lokal menjadi Indonesia. Yeah.

Rame Sekali Antrean Halalbihalal di Istana Presiden Ri

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *