Kementerian Kesehatan meminta para orang tua untuk tidak ragu membawa anak-anaknya mengikuti vaksinasi campak. Pemerintah menjamin vaksin campak aman digunakan serta stoknya mencukupi. pemirsa, Direktur Jenderal Keparmarsian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan, Rizka Andalusia mengatakan, saat ini stok vaksin misles rubela atau MR untuk mencegah penyakit campak dan rubela yang digunakan dalam program imunisasi nasional mencapai 9,5 juta dosis yang tersimpan di tingkat pusat ditambah 6,6 juta dosis vaksin yang
telah terdistribusi ke tingkat provinsi, kabupaten, kota, hingga puskesmas. Del. Ia juga meminta orang tua untuk tidak khawatir terhadap aspek keamanan vaksin. Menurutnya, vaksin ini yang digunakan oleh pemerintah telah melalui evaluasi mutu, keamanan, dan khasiat, serta memperoleh izin edar dari badan pengawas obat dan juga makanan atau BPOM. Meski penerima vaksin kemungkinan dapat mengalami efek samping ringan seperti demam ringan, kemudian juga ruam atau nyeri pada area suntikan. Namun ia menegaskan bahwa efek samping tersebut
merupakan reaksi yang normal yang umumnya bersifat ringan dan biasanya akan hilang dalam waktu 24 jam. Jadi ee semua provinsi kami pastikan sudah memiliki ketersediaan vaksin dengan level ee di atas 2 bulan dan ini kami terus mendistribusikan dari pusat ke daerah terutama untuk daerah-daerah yang stoknya sudah mulai turun. Jadi kami menjaga tidak ada daerah yang stoknya di bawah dua. Jangan khawatir bahwa pemilihan vaksin yang akan digunakan dalam program vaksinasi nasional telah dilakukan kajian yang
seksama oleh Kementerian Kesehatan dan ee dilakukan bersama Komite Imunisasi Nasional. Pemberian vaksin ini menunjukkan peningkatan antibodi yang signifikan ee pada anak-anak yang telah diberikan. juga pada vaksin yang kedua reaksinya lebih sedikit lagi atau lebih rendah lagi. Sehingga ee kita berharap bahwa para orang tua tidak segan dan merasa yakin untuk membawa putra-putrinya ikut program vaksinasi. Jelajahi cara baru mendapatkan informasi. Download Metro TV Extend sekarang.
Komentar