Beranda / Berita Utama / Peperangan Mengancam Partai Minyak Dunia, Pemerintah Prabowo Harus Bagaimana?

Peperangan Mengancam Partai Minyak Dunia, Pemerintah Prabowo Harus Bagaimana?

Ya, sebelum kita lanjutkan dialognya dalam Editor Review, kita simak terlebih dahulu komen netizen di akun Instagram @cnbcindonesia.com. Berikut ini kita akan lihat yang pertama di mana sudah ada komen dari @ali Triutari. Nah, kalau MBG diop baru bisa optimis katanya. Waduh. Lalu juga sudah ada dari @hidayatomas 353. Beras banyak tetapi harga makin mahal. minyak juga dan banyak lainnya melonjak sekarang. Wah, ini jadi curhat ya. [tertawa] Lalu ada juga dari @lu_18. Duh, kok kelapa sawit lagi, Pak? Enggak

ada yang lain apa? [tertawa] Kita bacain lagi nih dari @haidi_mustaqim. Januari Februari APBN tekor. Bapak tahu enggak ya? Waduh, rasa ya enggak tahu. Ini memang sudah banyak kerasaan dari netizen ya. Nah, ee mungkin kita ee bisa dilihat dari komen netizen ya. Ini harga minyak katanya sawit lagi naik lagi nih kalau kita lihat ini kita boleh komentarin dulu sedikit mungkin dari netizen mungkin dari Mbak Wilda dulu kalau tadi ee kok sawit lagi ya mau enggak mau ya maksudnya karena ee pilihan kita antara meng ini kan artinya

kondisi darurat kondisi kayak ee geopolitik dunia yang penuh dengan ketidakpastian kan kita harus ee bertahan gimana mengurangi impor, mengurangi ketergantungan dari negara lain dan caranya gimana ya dengan apa yang kita punya, apa yang kita miliki. Dan salah satunya saat ini yang kita bisa optimalkan itu dari sawit. Kenapa sawit? Karena sawit ini kita bisa olah untuk menjadi ee solar ee BBM solar. Ee kalau sawit mungkin masih ee sudah kita sudah sampai pencampuran sampai B40 bahkan nanti rencananya B50.

Eh, tapi yang masih jadi PR itu adalah ketika bensin. Bensin kita masih besar banget eh ketergantungan impornya dan bensin mungkin bisa juga seperti ee seperti solar yang dicampur dengan sawit ee untuk bensin mungkin kita untuk mengurangi ketergantungan impor ya kita pakai bioetanol dari ee dari apa dari kalau dari tumbuhan kita bisa pakai kayak ee singkong, sorgum, jagung, tebu kayak gitu. Tapi masalahnya kalau tadi yang apa solar apa biodiesel, bioetanol, biodiesel mungkin sudah jalan B40 sudah

lumayan membantu mengurangi impor. Ditambah lagi kan kemarin ada projek RDMP itu memang mengurang bahkan kita ee katanya untuk mulai April tidak ee tidak impor untuk solar e untuk solar lagi CP CN eh setan number 48. Tapi yang jadi masal kan bensin. Tapi kan untuk mengolah ee bioetanol apa dari tebu menjadi ee bensin ee dari sorgu menjadi bensin kayak itu kan tidak mudah. Itu mungkin mitigasi jangka panjang ya bisa dikatakan jangka panjang untuk kita mengurangi ketergantungan impor. Salah satunya melalui pencampuran dengan

Rame Sekali Antrean Halalbihalal di Istana Presiden Ri

bioetanol karena sumbernya ee dari ee tanaman ee dari dalam negeri sendiri kayak gitu. ini memang untuk jangka panjang memang diperlukan. Tapi yang jadi kondisi koncern kondisi sekarang itu kan lebih ke jangka pendek nih. Kondisi jangka pendek sekarang kita ee gimana nih kalau kita kekurangan pasokan kayak gitu. Ee kalau dari stok BBM ee ya kan kita sering mendengar stok BBM aman 20 hari 21 hari ya 21 hari hari. Eh, memang perlu diketahui kalau stok BBM itu memang bukan 21 hari eh misalnya sekarang 21 hari habis memang

tidak begitu. Dalam kondisi normal memang ee misalnya hari ini kita pakai ee besok akan terisi lagi. 21 hari itu kayak kapasitas tangki ibaratnya kapasitas tangki penyimpanan minyak kita yang ee bisa untuk ee mencukupi kebutuhan 21 hari ke depan. Jadi ketika 1 hari tangki ini berkurang untuk memenuhi kebutuhan ee konsumsi kita, nah itu akan diisi lagi besok-besok harinya gitu loh. Tapi itu kan ee bisa dibilang dalam kondisi normal. Masalahnya kan tidak normal saat. sekarang bisa dikatakan mungkin kondisinya tidak

normal ya, karena kan kita ee kapal kita aja ada yang masih ee terhambat di Selat Hormus kayak gitu dan ee negara-negara Timur Tengah juga masih ee masih belum bisa berjalan normal untuk ekspornya, proses ekspornya. Bahkan nanti ke depannya ada rencana pemangkasan produksi. Nah, ini ini sebenarnya yang harus diwaspadai sih dan ee mitigasinya seperti apa memang ee mungkin ee itu yang harus ee benar-benar di apa ya di disikapi pemerintah dengan serius kayak gitu. Mungkin kita bisa juga lihat dari negara-negara tetangga

yang bahkan sudah benar-benar mengeluarkan kebijakan untuk jangka pendek ya ee bukan hanya jangka panjang tapi jangka pendeknya mereka sudah mengeluarkan ee mengeluarkan ee kebijakan yang strategis ketika pasokan mereka terganggu yang yang bisa kita kendalikan apa? Mungkin dari sisi konsumsi. Nah, ini ee yang bisa ketika pasokan kita kan pasokan bergantung pada impor. Ketika kita tidak bisa ee apa ya me mengontrol ee kondisi di luar kita, di luar negara kita kan yang bisa kita lakukan apa? Misalnya

sepertinya konsumsi mungkin kita bisa ee kita bisa ee mengeluarkan kebijakan yang bisa menghemat atau ee ya melakukan efisiensi ee untuk konsumsi ee BBM sendiri kayak gitu. mungkin dari Luki nanti bisa menjelaskan ya gimana ee di negara-negara lain sepertinya ee seperti apa yang sudah di dijalankan Luki. Oke. Danikat saja, Mas. Di negara lain, beberapa negara lain memang sudah melakukan ini ya. Kita tetangga RI saja misalkan ada Filipina, ada ee Thailand, ada Vietnam yang sudah yang pemerintahnya sudah memberikan

Ketika Presiden Prabowo Sapa dan Salami Masyarakat Satu per Satu saat Open House Istana, Temani Didit

himbauan untuk menghemat energi. Bahkan ee ada pengurangan ee hari kerja di Filipina misalkan hari kerja dalam 1 minggu jadi 4 hari. He. Ee dan kerja di kantornya. Iya. Dan ee di Thailand dan Vietnam sudah ada imbauan untuk kalau bisa bekerja di rumah, bekerja di rumah. Jadi memang hal-hal ini ee dilakukan secara cepat ya oleh ee beberapa pemerintah untuk ee menghemat energi karena masalahnya ee bukan mereka tidak mampu untuk membeli tapi memang pasokannya tidak ada. Dan beberapa negara lain misalkan Cina ee Cina saat ini

kebijakannya adalah mereka menahan ekspor BBM mereka. Jadi ee mengutamakan kebutuhan dalam negeri. Kemudian ada juga Jepang, ada juga Prancis dan beberapa negara maju lainnya yang mulai ee mulai membahas apakah mereka akan ee mengeluarkan cadangan strategis mereka misalkan untuk BBM. Padahal ee kapasitas tangki mereka saat ini cukup besar ya dengan ee apa ee dengan cadangan hariannya bisa mencapai di atas 200 hari seperti Jepang. Jadi memang ee beberapa negara ini memahami bahwa ada masalah di sisi

hulu, di sisi pasokan yang tidak bisa mereka kontrol sehingga ee mereka mencoba untuk ee bagaimana membatasi konsumsi di dalam negeri ee supaya ee supaya terjadi penghematan di situ. Ee akhirnya mereka tidak apa ya tidak perlu terlalu khawatirlah ketika perang ini bisa berjalan dalam jangka waktu yang cukup cukup lama seperti itu. Oke. lagi nih eh Sli tadi ee Luky bilang kan ada mereka ada strategic petroleum reserve itu mereka bisa dikatakan itu cadangan ee penyangga energi nasional loh. Sedangkan kita kita belum punya cadangan

penyangga energi yang ada kita tadi punya 21 sampai 25 hari itu adalah cadangan operasional yang dimiliki badan usaha. Jadi itu bedanya dengan negara-negara baju itu. Mereka mereka sudah punya buffer stock sendiri. mereka punya ee itu negara yang membiayai untuk ee cadangan penyangga energinya sampai tadi berarti berbulan-bulan ya 20 200-an hari itu berarti sekitar 6 bulan lebih ada kali lebih-lebih dari 6 bulan sedangkan kita masih dalam posisi cadangan operasional yang untuk memenuhi untuk kebutuhan sehari-hari kita aja

jadi kayak gitu. Jadi ya sebenarnya kita ngalamin energi syok juga kan ya sebenarnya tapi agak santai-santai aja [tertawa] ya kita masih fokus ya mungkin pemerintah masih fokus ee Idul Fitri dulu ee karena ee ya kita harapkan mungkin setelah setelah Idul Fitri ada benar kebijakan yang form lagi dan mungkin pemerintah juga menghindari terjadinya panik buying yang seperti ee di Aceh waktu itu kan kita mendengar kabar ada ee Bahkan sudah sebenarnya sudah bawa bawa-bawa diri sebenarnya. Bawa-bawa dirigen. Nah, ini mungkin

Presiden RI Gelar Open House di Istana Kepresidenan

masyarakat kita masih sangat sensitif dengan ee isu-isu kelangkaan kayak gitu. Nah, ini mungkin setelah lebaran diharapkan ya ada kebijakan yang benar-benar lebih form lagi yang enggak apa-apa mungkin namanya obat ya pahit dulu di awal tapi kita bisa sustain agak panjang gitu ya, agak bernafas dengan panjang. Tapi ya mudah-mudahan jangan sampai ya terjadi langkan itu. Jangan jangan sampai deh. Oke, kita ke Mas Luki lagi nih. Mas Luki ini kan ee akhirnya ee posisi dari pemimpin tertinggi Iran ini digantikan

ya oleh anaknya ya kan. Ee nah ini kan ud ada ancaman juga nih dari IDF. Kita baru saksikan bersama, dengar bersama-sama kalau nanti misalnya petinggi Iran memang akan terus diburu gitu ya oleh IDF kalau memang masih ee memegang petinggi ee kekuasaan di situ. Nah, ini menariknya juga kalau kita lihat di lapangan meskipun Trump sudah bilang ya jangan sampai tutup nih slat hormus. kalau misalnya tetap ditutup bakal dihantem lagi bisa kali 20 kali lipat gitu. Nah, tapi Iran tetap dengan PD-nya gitu bilang kalau misalnya biarinlah

gitu kan saya akan tetap tutup gitu. Nah, ini bagaimana Mas ya ee terpilihnya MTA Kameni ini ee memang apa ya sangat tidak diharapkanlah oleh Amerika Serikat karena ee anak dari Alikameni ini dikenal memiliki sikap yang keras juga. Bahkan beberapa analis ee menyebut ee FSAB ini garis keras juga di Iran. Artinya ee diyakini bahwa dia tidak akan duduk pada Amerika Serikat. Ini menjadi salah satu faktor yang membuat potensi perang ini bisa berlangsung cukup lama ya. Karena ee tak lama setelah ee dia terpilih menjadi

pemimpin tertinggi Iran, Iran pun kembali melancarkan ee serangan-serangan ruda ke kawasan Timur Tengah. Jadi ini yang menurut saya tidak apa ya, tidak nyamanlah bagi Trump karena Trump memang punya ambisi untuk mengontrol juga wilayah ee wilayah Iran ee dengan bilang bahwa pemilihan pemimpin tertinggi harus melibatkan dirinya. Tapi ternyata ee langsung dipilih ee yaitu anaknya Ali Kamini yang mempunyai sikap keras. Jadi ini ee yang artinya apa ya ee jadi faktor ee yang bisa memperberat memperberat konflik di Timur Tengah ya.

Karena yang satu kekeh tidak mau tunduk. Sementara yang satu dari sisi Trump juga ya tidak mau mengalah begitu saja gitu dengan dengan mundur. Jadi ini yang membuat apa ya ketidakpastian di ee di Timur Tengah ini masih sangat masih sangat tinggi. Nah, ini untuk mungkin ancaman dari Trump ya akan ngobrak-ngabrik Iran jika memang selat ini di jadi ditutup ya. Ini sebenarnya dari Trump sendiri ada ketakutan enggak sih untuk di negaranya justru stoknya ini enggak cukup gitu. Kalau untuk di mana, Ma?

Di negaranya Trump. Oh, di kalau Trump dia kan produksinya juga besar ya. Dia ee Amerika sendiri dia produksi salah satu produsen terbesar 20 juta barel per hari. Itu mereka ee apa? produksi dari dalam negerinya sendiri. Tapi yang akan jadi koncern ketika mungkin ketika harganya harga minyaknya naik itu kan akan berimbas ke warga mereka sendiri. Makudnya harb juga akan naik pastinya. Harga-harga bahan bakar untuk industri juga akan naik. Nah, itu sih yang akan jadi koncern ketika ee harga minyak itu

melejit ketika perang ee perang berkepanjangan, saat hormus masih ditutup. Nah, Amerika akan ada kepentingan untuk menjaga harga minyak itu sendiri. Jangan terlalu tinggi juga sebenarnya. Kalau untuk dari sisi pasokan, kalau pasokan mungkin mereka aman. Mereka juga punya strategic petroleum reserve yang besar juga. produksi mereka juga besar. Mereka bahkan ee ee bisa mengekspor juga. Bahkan mereka kan menawarkan ekspor minyak migas ee BBM LPG mereka ke kita kan maksudnya. Ee jadi ya mungkin kalau

dari pasokan mereka sebenarnya sudah aman. Tapi yang mereka ini mungkin ee harga sih ya e yang akan berdampak ke mereka juga harga itu sih. Oke pertanyaan terakhir untuk Mas Luki dan juga Mbak Wilda. ini sebenarnya apakah Indonesia ini punya bantalan yang cukup kuat apabila ini terus-terusan akan berlanjut ke depannya? Mungkin dari Mbak W dulu [tertawa] itu tadi dari cadangan penyangga aja tadi ee kita belum punya cadangan penyangga energi nasional. Yang kita punya adalah ee stok BBM untuk operasional sekitar 21 sampai 25 hari

kayak gitu. Dan kedua, APBN kita terbatas ketika ee okelah ee misal Mas pasokan masih ada ee alhamdulillah kita dapat dari negara mana. Tapi ketik harganya mahal juga itu pastinya akan menggerogoti ee apa subsidi subsidi kita minimal yang ee subsidi dan kompensasi. Karena kalau enggak salah kita ya asumsi ICP kita di APBN tahun ini tuh sekitar 70 per barel. 70 dolar per barel. Sedangkan sekarang harga minyak mungkin sudah turun lagi 86, tapi kan kemarin sampai 90 sempat 100 e 113 119 itu kan lumayan tinggi jauhnya. J kalau

enggak salah setiap kenaikan ICP itu 10 barel 10 dolar per barel di atas ICP kita itu bisa naikin ee sekitar 80-an triliun subsidi kita. Nah, ini itu akan berat sih. Belum lagi ketika ee itu yang ee harga kalau BBM subsidi masih di-cover oleh pemerintah kan katakanlah pertalai sama solar yang akan jadi beban ke warga juga ketika BBM non subsidi. BBM non subsidi itu kan artinya itu akan ee harga sesuai menyesuaikan dengan harga market, harga pasar. Jadi, ya ya sudah mungkin warga kelas menengah lagi yang memang akan ee mengeluar ya

akan kena kena impact-nya juga karena ketika daya beli sekarang masih lemah ee tapi harus mengeluarkan duit lebih tinggi untuk biaya ee transportasi kendaraan ya begitu. Jadi, tapi mudah-mudahan tapi mungkin ee ya kita harapannya pemerintah mempersiapkan ee mitigasi jangka pendek, jangka menengah, jangka panjangnya seperti apa dan juga mungkin transportasi umum. Lagi-lagi transportasi umum mungkin ee harus diperbaiki juga lintas lintas kawasan lintas ee urbannya seperti apa juga. Jadi orang-orang juga bisa ke dari atau

ke kota ee Jakarta itu juga bisa pakai kendaraan umum kayak gitu transportasi. Oke, ini dialognya semakin menarik, Mas Luki. Mohon maaf karena durasi ya. Kita akan ngobrol di lain waktu ya mungkin ya. Oh.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *