Presiden Iran Masud Pezeskian mengungkapkan tiga syarat utama untuk mengakhiri perang dengan Amerika Serikat dan Israel. Menurut Pzeskian, konflik hanya bisa dihentikan jika hak-hak sah Iran diakui, ganti rugi dibayarkan, serta ada jaminan internasional yang tegas agar agresi serupa tidak terulang di masa depan. Pernyataan tersebut disampaikan PJ sekian melalui unggahan di platform media sosial X pada Rabu, 11 Maret 2026. Ia mengatakan Iran tetap berkomitmen terhadap perdamaian di kawasan meskipun
situasi keamanan di Timur Tengah masih memanas. Pada hari yang sama, PZ sekian juga membahas perkembangan situasi regional dalam percakapan telepon dengan Perdana Menteri Pakistan, Syekh Basarif. Dalam pembicaraan itu, ia menegaskan Iran tidak mencari konflik dengan negara-negara di kawasan dan hanya akan menyerang lokasi yang digunakan untuk melancarkan serangan terhadap wilayahnya sebagai bentuk pertahanan diri. Pes sekian juga memperingatkan jika komunitas internasional gagal mengatasi akar penyebab perang dan agresi militer
terhadap Iran, stabilitas keamanan global dapat terancam. Sementara itu, Kopsgarda Revolusi Islam Iran atau IRGC menyatakan menargetkan fasilitas ekonomi milik AS dan Israel di kawasan setelah sebuah serangan pada Selasa, 11 Maret 2026 malam menghantam sebuah bank di Iran dan menewaskan sejumlah karyawannya. Rencana penargetan serangan itu muncul di tengah masih berlanjutnya konflik setelah sepekan lebih mengguncang stabilitas kawasan Timur Tengah. Iran juga menegaskan pihaknya akan terus menyerang pangkalan militer Israel dan
AS di Timur Tengah hingga ancaman serangan terhadap Iran benar-benar berakhir. Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan perang antara AS Israel dan Iran kemungkinan akan segera berakhir karena menurutnya hampir tidak ada lagi target yang tersisa. Namun pernyataan berbeda datang dari Menteri Pertahanan Israel, Israel KCH. Israel KCH menegaskan operasi militer gabungan terhadap Iran akan terus berlanjut tanpa batas waktu hingga seluruh tujuan strategis tercapai.
Komentar