Beranda / Berita Terpopuler / Pembalasan Karna ALI LARIJANI, IRAN Serang TEL AVIV DENGAN RUDAL KLASTER

Pembalasan Karna ALI LARIJANI, IRAN Serang TEL AVIV DENGAN RUDAL KLASTER

Tribuners Iran secara resmi mengumumkan kematian Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani pada Rabu, 18 Maret 2026. Larijani yang dikenal sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dan negosiator Iran tewas bersama putranya dan wakilnya Ali Rizabaya. Kematian ini menandai kehilangan pejabat paling senior sejak pembunuhan Ayatullah Ali Kameni di hari pertama perang. Perdana Menteri Israel, Benyamin Tanyahu bahkan secara provokatif menunjukkan kartu coretan di depan kamera mengisyaratkan bahwa

Larijani dan komandan Basit Golam Reza Soleimani adalah target yang telah berhasil dihapus dari daftar buruan mereka. Kehilangan sosok kunci ini nyatanya tidak menyurutkan perlawanan Teheran. Pemimpin tertinggi baru, Mojaba Kameni dilaporkan telah menolak mentah-mentah tawaran deeskalasi dan gencatan senjata yang disampaikan melalui negara perantara. Dalam pertemuan kebijakan luar negeri pertamanya, Mojaba menegaskan bahwa tidak ada waktu bagi perdamaian hingga Amerika Serikat dan Israel bertekuk

lutut dan membayar kompensasi atas kerusakan yang ditimbulkan. Sikap keras ini mempertegas bahwa Iran siap menghadapi konfrontasi jangka panjang. Di medan tempur, Iran membalas pembunuhan Larijani dengan meluncurkan gelombang rudal yang membawa amunisi kluster ke arah Tel Afif. Serangan ini mengakibatkan dua warga sipil tewas di ramatkan akibat serpihan rudal. Sementara itu, keretakan diplomatik mulai muncul di kubuat. Presiden Donald Trump mengecam sekutu NATO, Jepang, Australia, dan Korea Selatan karena

keengganan mereka membantu pengamanan Selat Hormos. Dengan gaya bicaranya yang khas, Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat tidak lagi membutuhkan bantuan mereka karena kesuksesan militernya yang diklaim luar biasa. Namun, fakta di lapangan menunjukkan krisis global yang kian nyata. Harga minyak telah melonjak 45% sejak awal perang dan program pangan dunia atau WFP memperingatkan ancaman kelaparan akut bagi puluhan juta orang jika jalur distribusi energi dan pupuk di Selat Hormus tetap lumpuh hingga Juni

mendatang. Download Tribun X sekarang menghadirkan lokal menjadi Indonesia. Yeah.

Presiden Prabowo Menyambut SBY Hadir Open House Lebaran Idulfitri 2026 di Istana

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *