Danurwindo Tanggapi Gaya Melatih Shin Tae-yong di Timnas U19 Indonesia – Kompas.com – KOMPAS.com

KOMPAS.com – Kehadiran Shin Tae-yong mendapatkan penilaian dari Danurwindo selaku Direktur Teknik PSSI yang dalam beberapa kesempatan ikut memantau latihan Timnas U19 Indonesia.

Tiga hari sudah tim Shin Tae-yong dan Gong Oh-kyun memimpin latihan timnas U-19 Indonesia yang dimulai sejak Senin (13/1/2020).

Ini merupakan rangkaian persiapan timnas U19 Indonesia menyambut Piala Asia U19 2020 dan Piala Dunia U20 2021.

Total ada 53 pemain yang mengikuti latihan perdana tersebut.

Baca juga: Lapangan Wibawa Mukti Dikritik Shin Tae-yong, PSSI Berencana Pindahkan Latihan

Dua di antaranya yakni yakni Jack Brown dan Braif Fatari baru bisa bergabung di hari ketiga pemusatan latihan Timnas U19 Indonesia.

Sementara, enam pemain lainnnya masih mengikuti progam Garuda Select jilid 2 di Italia.

Mereka adalah Rizky Muhammad, Brylian Aldama, David Maulana, Fajar Fatur, Bagus Kaffa, dan Andre Oktaviansyah.

Dalam kesempatan tersebut, Danurwindo mengaku kagum dengan kepemimpinan Shin Tae-yong dalam melatih timnas U-19 Indonesia.

Baca juga: Harapan Jurnalis Korsel Soal Shin Tae-yong di Timnas Indonesia

Danurwindo berharap kehadiran Shin Tae-yong dan Gong Oh-kyun bisa memberikan harapan baru buat timnas Indonesia dengan pengalaman yang mereka miliki.

“Shin dan Gong adalah dua pelatih yang sama-sama turun dan merasakan atmosfer Piala Dunia. Pengaruhnya untuk tim sangat besar,” kata Danurwindo yang dikutip dari laman resmi PSSI.

“Mereka memiliki pengalaman bagaimana menghadapi tim dunia. Jadi, memang pelatih seperti ini yang kamii butuhkan,” ujar dia menambahkan.

Saat pertama kali datang ke Indonesia, Shin Tae-yong menyebut bahwa ketahanan fisik menjadi salah satu kelemahan pemain-pemain Indonesia.

Baca juga: Shin Tae-yong Senang dengan Semangat Pemain Timnas U19, Hanya Saja..

Hal itulah yang diharapkan bisa diperbaiki Shin Tae-yong dalam empat tahun kontraknya bersama PSSI.

“Dalam sepak bola modern dibutuhkan kekuatan fisik untuk bisa bermain stabil dari menit awal sampai akhir,” tutur Danurwindo.

“Shin dan Gong akan membangun tim untuk bisa bermain tempo tinggi baik dalam bertahan, transisi ataupun menyerang.”

“Pemain Indonesia juga akan dilatih untuk lebih berani bertarung. Mudah-mudahan kita semua akan banyak mendapatkan ilmu baru,” kata eks pelatih Persija Jakarta itu.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: