Beranda / Kesehatan / Diskes Kaltim Catat 126 Akibat Campak, Balita Tak Divaksin Menjadi Sekolompok Sangat Rentan

Diskes Kaltim Catat 126 Akibat Campak, Balita Tak Divaksin Menjadi Sekolompok Sangat Rentan

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur mencatat ratusan kasus campak terjadi di Benua Etam sejak awal tahun ini. Ratusan kasus tersebut tersebar di 10 kabupaten kota dengan sebagian besar pasien telah mendapatkan penanganan medis. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kaltim Fitnawati menjelaskan laporan kasus tersebut berasal dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di daerah. Meski data sebaran secara umum telah terhimpun, Fitnawati menyebutkan pihaknya masih perlu melakukan

verifikasi untuk memetakan jumlah kasus di setiap kabupaten kota. Namun dia bilang meski terdapat sedikit peningkatan tren kasus dibanding tahun lalu, angka tersebut masih mengikuti pola peningkatan secara nasional. Berbagai langkah antisipasi sudah dijalankan mulai dari menyebarkan surat edaran, memperkuat edukasi melalui kader kesehatan, hingga menggiat promosi kesehatan di tingkat puskesmas hingga rumah sakit. Upaya ini dilakukan agar masyarakat lebih peka dan deteksi dini bisa segera dilakukan. Fitnawati juga

menekankan pentingnya kewaspadaan orang tua. 126 kasus itu tersebar di mana? Tersebar di 10 kabupaten kota. Heeh. Ini yang sudah positif campak atau Iya. ya. Tapi kan ee dengan pengobatan kemudian pelayanan kesehatan alhamdulillah sudah sembuh sebagian ini menyasar kebanyakan sih pada balita ya karena imunisasi yang diinikan ya ee dia gejalanya biasanya demam demam tinggi baru muncul bercaknya seperti itu. Bu kalau tahun ini trennya untuk ratus kampak ini naik apa? Kalau sampai saat ini itu naik sedikit tapi enggak terlalu

signifikan ya, karena kan secara nasional kan terjadi peningkatan ya. Ee namun untuk saat ini kita antisipasi sudah melakukan promosi ee secara berjenjang ke puskesmas sampai ke rumah sakit. Kemudian ee lewat kader kita juga sudah bikin surat edaran. Kemudian nanti rencana kita Jumat mau ee zoom untuk sosialisasi termasuk ke kader-kader, termasuk ke masyarakat lainnya. Karena kalau kita lihat kan kalau penemuan kasus secara dini cepat ditemukan, cepat ditangani pastikan akan lebih efektif dan efisien seperti itu.

Dan selain itu juga kita sudah sebar dosur media-media promosilah yang mudah disampaikan oleh masyarakat terkait pencegahan kemudian penanggulangannya seperti itu. ee wabah sapa biasanya dengan kondisi bayi atau balita atau seseorang itu daya tahan tubuhnya lemah kemudian pada balita mungkin dia tidak mendapatkan vaksin itu akan cepat. Nah, makanya salah satu jalan kita bagaimana mengupayakan kunjungan bayi balita ke fasilitas kesehatan. Selain dipantau pertumbuhannya juga mendapatkan imunisasi seperti itu. Down law Tribun X

Hati Hati Campak Ketika Mudik Lebaran, Kasusnya Banyak di Indonesia

sekarang menghadirkan lokal menjadi Indonesia. Yeah.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *