Beranda / Bisnis / IHSG Ambruk Karena Perang Iran-Amerika, Sampai Kapan?

IHSG Ambruk Karena Perang Iran-Amerika, Sampai Kapan?

Welcome back to Detik sore. Enggak cuma hore-hore emang mau gimana hore-hore. Merah semua, Kak. Agak ketaruh banget lagi puasanya. E air dong. Eh, jangan belum belum belum belum. Gimana mau hore-hore? Karena apa, Kak? Karena merah semua YG hari ini. Enggak, ini adalah tirai merah ya. Kita tinggal geser aja kira-kira di baliknya. Pilih pintu. Saya pilih pintu. Kebetulan hari ini di market review udah lewat 13 menit sih sebenarnya ya. Kita akan kupas tuntas buka di balik tabir merah itu ada apa. Bersama dengan Mas M Haikal juga dari

Mega Capital Securitas. Selamat sore. Halo. Selamat sore Mas. Welcome back. Di jam-jam rawan ini. Yg juga tetap rawan ya. Heeh. Ini tertutup 7.577.06 mungkin 06 atau minus 4,57% Mas. Hampir semua sektor merah. Semua sektor bukan hampir lagi. Semua sektor ya sebelah iya semua sektor semua sektor. Semua sektor merah apa yang hari ini juga kita tahu ada perang juga begitu kan Mas. Terus juga ada apa tuh yang outlook-outlook fit itu yang katanya singgung Indonesia ee negatif gitu kan. Apa yang harus masyarakat detik harus

tahu Mas? Oke. Jadi sebenarnya kalau ses up nih seminggu terakhir ini, ini tuh kita kayak kena uppercut dari global, kena hook dari domestik gitu. Sentimen negatif dua-duanya. Wow. Jadi dari segala arah bisa dibilang begitu ya. Yes. Ya. Dari global yang kita tahu kemarin ada penyerangan ya dari Amerika Serikat sama Israel ke Iran dan yang membedakan kenapa ini itu lebih ditakutin dibandingin sebelum-sebelumnya. Karena sebelumnya itu Mentok waktu itu tahun Trump pertama dia kan nyerang Iran juga. Tapi yang

mentok tuh yang meninggal kemarin ee K Hasyim Sulaimani si menteri menteri pertahanannya si Iran. Tapi sekarang ini sudah sampai ke supreme leadernya yang sudah berkuasa dari tahun 1980 gitu. Dan sekarang itu retaliasinya Iran tuh juga udah lumayan membabi buta gitu dari jerang ke Israel dan beberapa ee basecamp-nya Amerika Serikat di Timur Tengah yang mana ini sangat ditakutkanlah eskalasinya masih bisa berlanjut lagi. Apalagi Trump berjanji kemarin ada beberapa korban dari Amerika Serikat dia bilang yang kemungkinan

korbannya itu makin akan lebih banyak lagi. yang ini mengindikasikan Trump enggak mau menyudahi gitu ee penyerangan di Timur Tengah ini terutama ke Iran ini. Oh. Dan kalau domestik sendiri juga sebenarnya dari rilis data kemarin ada rilis data inflasi sama trade balance dua-duanya hasilnya negatif sebenarnya buat Indonesia. Inflasi kita loncat ke 4,76% year on year. Sebelumnya 3,8% di Januari dan sebelumnya di Desember masih 2,78. He. Jadi loncatnya cukup besar gitu. He. All time high kah untuk inflasi?

Selat Hormuz Ditutup, Negara Asia Beli Semua Minyak AS

Enggak, enggak all time high. Tapi dalam 2 tahun terakhir ini yang paling tinggi. Tapi salah satu alasannya selain gara-gara ada seasonality dari bulan Ramadan ini ada dari low base sebenarnya. Jadi kemarin bulan Februari sama Januari di bulan eh di 2025 ini kan pemerintah melakukan tarif diskon listrik gitu kan. Jadinya di tahun ini enggak ada. Jadi seakan-akan tinggi banget nih di bulan Februari ini. Nah, tapi sebenarnya ekspektasi market itu di 4%an awal, tapi ternyata spiking-nya sampai ke 4,76.

Jadi tetap melebihi ekspektasi walaupun market sudah expected bakal naik. He he. Dan ada efek psikologis enggak sih ke masyarakat dengan angka ee apa inflasi yang iya yang cukup tinggi dan di luar ekspektasi masyarakat ini? Ya pasti kalau saya melihatnya sih sebenarnya dibandingin masyarakat dari konsumen kan jarang yang lihat BPS angka 4,76% lebih ngelihat harga yang ada di pasaran gimana. Ini lebih ke ruang BI nanti untuk suku bunga, pemakangan suku bunga mungkin jadi lebih terbatas sih saya ngelihatnya. Terus

ee selain dari inflasi sendiri dari sisi trade balance kemarin kita surplus-nya menyusut cukup jauh. sebelumnya kan 2,5 billion USD jadi 0,9 billion USD juga. Yang mana kalau trade balance ini surplusnya menyusut kemungkinan karena account deficit kita itu bisa lompat sampai 1%-an yang mana ini melemahkan fundamental rupiah secara keseluruhan. Karena rupiah kan sekarang di level 16.900 sudah mau mendekati 17.000. Iya. Salah satu reason-nya kemarin trade balance kita surplusnya menyusut cukup signifikan gitu. jadi

0,96 bilion sama itu, Mas. Yang fit itu yang apa yang soal outlook Indonesia yang jadi negatif itu apa yang harus di masyarakat tahu, Mas? Oke. Jadi kalau misalnya kita untuk lembaga rating bonds itu kita itu melihat biasanya tiga lembaga itu moodis, SNP, sama FIT. Itu top three-nya lah. Big-nya di mana-mana untuk lembaga rating bonds internasional tuh pakainya tiga itu. Nah, sebelumnya sebenarnya Moodis itu udah ng bukan nge-downgrade ngowngrade outlook-nya. Jadi bukan downgrade rating tapi outlooknya. Outlook ke depannya

kira-kira ini ada penurunan di Indonesia gitu. Nah, salah satu dar alasannyaal kita kemarin di tahun 202 di min 2,92% sementara legal cap batasan yang ditentukan sama undang-undang itu 3%. Jadi udah ada kekhawatiran tuh di sisi fiscal deficit apalagi di tahun 2026 tidak ada tanda-tanda adanya pengereman fiscal spending dari pemerintah Indonesia. Jadinya ada outlook negatif tuh dari moodis dulu pertama. He. Nah, sekarang si Fit ini juga ikutan untuk mengowngrade outlook dari eh rating bonds Indonesia. Masih ratingnya

Hari Ini! Harga Emas Dipantau Stabil di Rp2,9 Juta per Gram

masih kita masih triple B, tapi outlooknya itu diturunin. Sebenarnya ada negara yang lebih parah, Thailand itu udah ratingnya udah diturunin dia. Apa ngaruhnya ke ee secara apa ya, secara konkret atau secara langsung ee slowly akan dirasakan sama masyarakat dengan turunnya rate ini? Ya, kalau misalnya fan manager luar itu sebenarnya mereka itu nge-waiting itu kan by rating-nya ya. Jadi misalnya dia punya duit R juta t misalnya 30% tuh dialokasiin buat yang triple A terus berapa persen dialokasiin

buat triple B dan makin turun semakin ratingnya makin turun waiting-nya. Jadi otomatis kalau misalnya rating kita turun, jumlah duit yang dialokasikan fund manager luar ataupun aset manajemen luar itu makin sedikit yang bisa masuk ke Indonesia gitu. Wow. Apalagi ISG juga asing netsell masih di angka 1 triliun, Mas ya. Masih konsisten gitu loh. Masih besar sekali sih. Masih besar sekali. Dan implikasi ke IHG sebenarnya indirect sih karena kita melihat lembaga rating ini sudah melihat Indonesia itu ada

kekhawatiran di sisi fundamental ekonominya ya. otomatis ini sebenarnya efek ke stock market juga. Saya nambahin dikit juga mungkin untuk ke depannya dari tadi yang dari sisi inflasi ini kan harga energi lagi naik banget nih. Bahkan di seminggu terakhir harga minyak mentah itu sudah naik hampir 30%-an gitu. dan ada kekhawatiran apalagi mau lebaran atau apa ini kemungkinan BBM juga bisa bakal naik cukup signifikan sih dan kalau BBM cukup naik inflasi di bulan ke depannya kemungkinan juga bakal bisa tetap tinggi sih.

Iya. Iya. Termasuk juga ada pernyataan yang bilang kita masih cukup nih cadangan BBM kita selama 20 hari Pakilah ngomong 20 hari dan ya sebenarnya 20 hari itu tergolong rendah gitu kan. Jadi kayak saya kemarin ngulik-ngulik ee Vietnam itu 46 hari, Thailand tuh 81 dan kayak negara kayak Jepang itu 241 hari. 24 hari. Dan sebenarnya kalau kayak Malaysia itu dia tidak terlalu cocok digunain pakai cadangan minyak karena dia sebenarnya tidak import minyak enggak enggak untuk membutuhi kebutuhannya dia udah surplus.

Jadi sebenarnya kalau kalau Malaysia dia tinggal nghord lagi aja. He dia enggak usah jual keluar gitu ya. Pakai aja dulu cadangan dia ya. Eh cadangan kita ASEAN salah satu paling ini ya ee top five ASEAN bukan ASEAN yang kayak Myanmar atau apa gitu. Kita salah satu yang paling rendah gitu untuk cadangan minyaknya. Untuk cadangan minyak. Berarti apakah dari Pak Balil yang ngomong 20 hari apakah ada kekhawatiran nanti lebaran? Ya lebaran mungkin enggak sampai 20 hari ya Za ya. Tapi kan mungkin setelah

Naimua Harga Emas di Pasar Raya Padang, Emas Sentuh Angka Rp2,56 Juta Per Gram

lebaran orang ada harus harus balik begitu rendangnya jadinya enggak dimasak dijemur karena kita harus hemat. Hemat. Apakah nanti ada kekhawatiran HGB bakal naik, Mas, kalau begitu ini, ini pasti ada. Tapi mungkin yang harus dijaga oleh pemerintah sekarang itu untuk orang yang ng-stok piling BBM ini kan banyak orang yang nimbun dulu BBM ter itu tuh yang kemungkinan bisa bikin BBM langka nantinya dan harganya naik di puncak arus mudik dan mungkin yang lagi dicoba sama pemerintah untuk mencegah itu terjadi itu itu dulu sih sebenarnya

aksi-aksi kayak gitu dan kalau saya ngelihatnya mungkin ya pemerintah bakal sekuat tenaga nahan BBM ini paling Enggak di periode mudik entar baru ngelepas lagi setelah periode mudik sih gitu. Oh iya kemungkinan. Iya lagi momentumnya ini banget ya lagi pas kita apa ya banyak pergerakan lah gitu. He. Oke. Oke. For the next week mungkin, Masikal, apa yang perlu kita apa ya jadikan notes gitu dengan IHSG yang turun terus gini? Kayaknya kita perlu pandai-pandai melihat, mencari kesempatan gitu ya atau mungkin melihat

peluang gitu. Kalau dari sisi domestik sih saya enggak ngelihat bakal ada yang bisa turn around. Jadi tiba-tiba kita narasinya positif gitu ya. salah satu kalau harapan ee market bisa kembali positif sebenarnya dari global dari ribut-ribut antara elit global itulah gitu. Kalau itu masih berlanjut dan lebih parah sih sebenarnya belum ada ee titik terang gitu di market kita dalam jangka pendek gitu. Belum ada titik terang berarti artinya kalau begitu ada back the tickers masih weight andc mas kalau begitu ya. Ya,

sebenarnya kalau orang enggak bakal bisa timing the bottom ya. Kalau sebenarnya masih ada conviction ke beberapa emiten tertentu ya sound bisa ee naruh beberapa duitnya tapi jangan all in mungkin ya beberapa mungkin kita punya 1 M ya mungkin R juta bolehlah dialokasiin gitu diversifikasiah malah tapi kalau turun begini e Mas Ekel aku sebagai orang WAM ya kok enggak ada trading hold sih Mas kayaknya dulu kalau yas turun tuh ada oh dikit-dikit trading hold belum belum menyentuh batasnya belum menyentuh batasnya di

kita di berapa hari ini kita masih sampai ke 5 terakhir. Iya iya i paling bottom. He. Oh berarti memang belum mencapai belum belum. Batasnya berapa, Mas? Batasnya 8%-an dia tuh. Dikit lagi tadi. Dikit lagi tadi dia. Dikit lagi. Lagi. Dikit lagi. Dikit lagi. Ngeri. Tapi kan udah naik lagi. Udah naik lagi sih. Iya iya iya iya. Oke deh kalau gitu. Thank you so much ya Mas juga. Dan apakah ini? Yeah.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *