Konflik Iran, Israel dan Amerika kian meluas. Iran melakukan serangan balasan ke Israel dengan meluncurkan rentetan rudal ke jantung kota Tela AF. Allahu Akbar. Allahu Akbar. Garda revolusi Iran melakukan serangan balasan yang mengguncang jantung Israel. Rentetan rudal yang diluncurkan Teheran memicu ledakan di berbagai titik detail Afif pada Jumat waktu setempat dan menyebabkan kerusakan di wilayah Israel Tengah sehingga memaksa warga bersembunyi di tempat perlindungan. Serangan ini secara khusus menargetkan
sasaran di jantung Tel Afif sebagai bagian dari respon terhadap serangan militer yang sebelumnya dilakukan Israel terhadap Iran. Di tengah meningkatnya ketegangan, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Arakci menegaskan negaranya siap menghadapi kemungkinan invasi darat dari pihak lawan. Sementara militer Israel mengklaim sistem pertahanan udara mereka berupaya mencegat sejumlah proyektian yang ditembakkan dari Iran. Namun, beberapa rudal tetap menghantam area pusat Israel dan menimbulkan gelombang ledakan yang terdengar luas di
kota pesisir tersebut. Serangan rudal yang menghantam Tel Afif memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik di kawasan. Sementara Komandan Pusat Komando Amerika Serikat, Brad Cooper mengatakan pihaknya telah menurunkan 90% kekuatan rudal Iran. Serangan intensif ke Iran pada Kamis dilakukan dengan membom secara masif, termasuk menggunakan pesawat pembom siluman B2 dan puluhan bom penetrator seberat 907 kg. Cooper mengklaim serangan-serangan tersebut menargetkan peluncur rudal balistik Iran yang terkubur di dalam
tanah. Serangan menargetkan markas komando antariksa Iran. Sementara itu, serangan Amerika Serikat dan Israel semakin brutal dengan menargetkan 33 lokasi sipil di Iran. Stadion Azhadi di Teheran juga dibom. Sebagian area stadion berubah menjadi puing akibat ledakan di tengah meningkatnya serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada Kamis. Pemerintah Iran juga mengunggah angka kerusakan mencapai lebih dari 3.600 situs sipil dalam 6 hari. Serangan Amerika Serikat dan Israel di seluruh wilayah Iran telah menewaskan
1230 orang. Jumlah ini terus meningkat sepanjang 6 hari pecahnya perang sejak Sabtu, 28 Februari 2026. Garda Revolusi Iran meluncurkan serangkaian drone. Pesawat tak berawak ini menargetkan situs-situs Israel. Televisi pemerintah Iran menunjukkan garda revolusi Iran meluncurkan drone ke arah yang mereka sebut sebagai target Israel. Sedangkan ini merupakan bagian dari True Promise 4. Kendaraan udara tak berawak dipersiapkan dan melesat diluncurkan. Drone tersebut menargetkan situs-situs Israel termasuk instalasi radar.
Serangan berbalas serangan masih berlangsung memasuki hari keenam perang Iran versus Israel dan Amerika Serikat. Langit biru di kota Telfif Israel masih menghamparkan pemandangan adu mekanik senjata Israel dengan Iran pada siang hari. Bunyi [ __ ] terdengar mencekam di atas kota Tel Afif. Serangan dari Iran tampak begitu jelas yang beradu langsung dengan pertahanan udara Israel. Rudal-rudal yang dikirimkan oleh Iran dicegah oleh air defense milik Israel. Suara sirena yang tak kunjung berhenti adalah alarm
untuk warga agar segera mencari tempat berlindung. Tampak warga ada yang bergegas ke tempat perlindungan, tetapi ada juga yang masih bisa berjalan santai. Serangan tanpa henti terus diluncurkan Israel dan Amerika Serikat. Selain fasilitas militer Iran, AS dan Israel juga menyasar fasilitas publik, salah satunya stadion yang berada di Tehran. Komando Buset Amerika Serikat merilis gambar serangan terhadap pesawat tempur Iran. Amerika Serikat dan Israel juga menyasar fasilitas militer Iran di penjuru negeri.
Serangan ini sebagai balasan atas serangan Iran kepada aset Amerika Serikat di Timur Tengah. Tak hanya itu, Amerika Serikat dan Israel juga menyasar fasilitas publik. Sebuah arena berkapasitas 12.000 tempat duduk di kompleks olahraga Azadi di Tehran rusak parah. Bahkan kompleks asrama federasi bersepeda, sejumlah gedung baru hancur. Amerika Serikat sendiri tekankan akan terus menyerang infrastruktur rezim Iran. Media Iran mencatat lebih dari 1200 warga Iran tewas. Enam di antaranya adalah personel militer Iran.
Serangan Amerika Serikat dan Israel menghancurkan markas besar polisi diplomatik di Teheran. Bangunan dan area sekitarnya hancur menjadi puing-puing yang berserakan. Markas besar polisi diplomatik di lapangan Ferdosi di pusat Teheran hancur setelah serangan Udara Dahsyat Amerika Serikat dan Zionis Israel. Kerusakan para terjadi pada bangunan dan area sekitarnya yang menjadi puing-puing dan beberapa kendaraan yang hangus. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menggambarkan serangan tersebut sebagai
tindakan brutal. Ia juga melihat serangan ini sebagai tambah catatan buruk Amerika Serikat yang merusak diplomasi. Israel menyerang Provinsi Lorestan di bagian barat Iran. Kehancuran tampak begitu pilu. Mulai dari bangunan yang rusak dan sejumlah warga dilaporkan terluka. Warga Iran berlarian untuk saling menolong. Di antara mereka bahkan tidak peduli dengan tiupan debu bangunan runtuh yang memenuhi tubuh. Warga Iran bergotongroyong untuk menyelamatkan sesamanya yang terluka. Ini adalah kerusakan yang disebabkan oleh serangan
udara dari Israel dan Amerika Serikat di hari kelima perang Iran versus Israel AS sejak Sabtu lalu. Sebuah kompleks permukiman di Tehran menjadi sasaran serangan Amerika Serikat Israel. Kepulauan asap membumbung tinggi membuat warga panik. Orang-orang terlihat berlarian saat sebuah ledakan menghantam kompleks perumahan Buro Jerdi di Teheran. Kepulan asap besar terlihat dari jalan raya di dekatnya. Tidak ada detail mengenai korban jiwa atas kejadian ini. Media Iran melaporkan bahwa ibu kota dihantam oleh serangan
udara yang menargetkan beberapa lokasi. IDF menyatakan bahwa mereka telah melancarkan gelombang serangan skala besar terhadap infrastruktur rezim Iran di seluruh Teheran. Sementara itu, bulan Sabit Merah Iran melaporkan bahwa 174 kota telah menjadi sasaran serangan Amerika Serikat dan Zionis Israel dengan 1332 serangan tercatat di 636 lokasi termasuk 14 pusat kesehatan sejak operasi dimulai.
Komentar