Dokter asal Amerika yang tertular Ebola di Kongo sudah diperbolehkan keluar dari rumah sakit di Jerman. Matt Rivers dari ABC punya ceritanya buat kita. Hai, Matt. >> Ada kabar baik nih. Dokter Amerika, Peter Piot, yang sempat positif Ebola, pagi ini sudah keluar dari rumah sakit dan kembali bersama keluarganya, menurut keterangan dari pihak rumah sakit. Piot dinyatakan positif sekitar 3 minggu lalu setelah merawat pasien di Republik Demokratik Kongo. Piot berjuang melawan penyakit itu di fasilitas karantina di Berlin.
Jerman. Dia sudah menjalani tes PCR selama tiga hari berturut-turut tanpa jejak virus, jadi perintah isolasinya dicabut akhir pekan lalu. Dalam sebuah pernyataan, Piot mengatakan, “Saya menerima perawatan kelas satu, termasuk terapi eksperimental yang saat ini sedang diuji coba untuk jenis virus ini. Kata-kata tidak bisa menggambarkan betapa bersyukurnya saya. Pikiran kami tetap bersama orang-orang di Kongo yang tidak memiliki akses ke perawatan seperti ini.” Sementara itu, wabah secara keseluruhan masih parah dengan hampir 100 kematian sejauh ini dan terus bertambah.
tapi pejabat Amerika terus optimis kalau penyebarannya masih bisa dikendalikan. Sampai sekarang, belum ada kasus sama sekali di AS. >> [tersengal] >> Matt Rivers, terima kasih. Dan petugas kesehatan mengingatkan kalau wabah ini menyebar lebih cepat daripada wabah Ebola lain dalam sejarah. Dr. Amesh Adalja adalah peneliti senior di Johns Hopkins Center for Health Security dan punya info lebih lanjut soal itu. Halo, Dr. Adalja. Jadi, pejabat di Kongo sudah berhenti merilis total jumlah kasus yang dicurigai. Salah satu model memperkirakan wabah ini…
akan melebihi 20.000 kasus dan 4.000 kematian hanya dalam 3 bulan. Apa yang kamu harapkan di sini? Dan apa yang kamu ingin publik tahu? >> Soal model-model itu, kamu harus mikirnya kayak eksperimen pemikiran. Mereka pada dasarnya mencoba berbagai skenario untuk lihat intervensi mana yang paling berdampak. Pastinya mereka bakal punya skenario terburuk dan terbaik. Dan kemungkinan besar, jalur sebenarnya bakal ada di antara keduanya. Dan yang dikatakan model-model itu adalah
Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan. Kalau kamu lihat asumsi-asumsi itu, berkaitan dengan pelacakan kontak dan mengisolasi orang yang terinfeksi. Kalau itu bisa ditingkatkan, kamu bakal lihat angka yang lebih rendah di model itu. Dan yang juga kita perhatikan, tes masih jadi masalah di sana. Makanya jumlah kasus ini berubah-ubah. Ada backlog besar, jumlah kasus direvisi turun lalu naik lagi. Semua ini pasti bakal terus berubah karena situasinya belum cukup jelas.
kesadaran. Karena ingat, wabah ini sudah punya momentum besar mungkin berminggu-minggu sampai berbulan-bulan sebelum ada yang menyadarinya. >> Pejabat kesehatan bilang ada tiga pasien baru yang sudah sembuh. Jadi, seberapa mematikan sih Ebola jenis ini? >> Jenis Ebola ini tingkat kematiannya sekitar 30 sampai 50%. Ini termasuk salah satu jenis Ebola yang tingkat kematiannya lebih rendah, tapi bukan berarti nggak bisa menyebabkan banyak kematian dan bukan penyakit yang ringan. Semua itu sangat tergantung pada penanganan suportif yang diberikan.
Perawatan. Hal-hal sederhana seperti cairan infus, pengendalian demam, dan pengganti elektrolit. Semua itu sebenarnya sangat penting. Kamu tahu, untuk melakukan itu, kamu harus punya unit perawatan Ebola yang siap pakai. Jadi, saat kamu mulai melihat unit perawatan Ebola makin banyak, kamu akan mulai lihat angka kematian turun hanya dengan perawatan pendukung sederhana seperti cairan infus. >> Semua orang khawatir virus ini bakal masuk ke Amerika karena Piala Dunia. Apa ada hal lain yang harus kita lakukan untuk mencegah itu? >> Enggak, enggak, ini memang virus yang menakutkan dan mematikan.
Penyakit yang menarik perhatian media, tapi sebenarnya nggak terlalu menular. Nggak kayak penyakit yang bisa menyebar dengan cepat di luar area yang memang lagi ada wabahnya. Piala Dunia pasti bakal jadi tempat ada penyakit menular, tapi itu biasanya penyakit yang muncul karena kerumunan. Kayak virus yang gampang nyebar lewat pernapasan atau virus di saluran pencernaan kayak norovirus, dan juga infeksi menular seksual. Menurut saya, itu cukup buat persiapan Piala Dunia. >> Oke, Dr. D’Adamo, seperti biasa senang banget bisa…
sudah punya kamu. Makasih ya. >> Makasih.
Komentar