Membanggakan, Claudia Emmanuela Santoso, Gadis Asal Cirebon Menangi The Voice of Germany – Kompas.com – KOMPAS.com

KOMPAS.comClaudia Emmanuela Santoso, gadis asal Cirebon, Jawa Barat, memenangkan ajang pencarian bakat menyanyi di Jerman, The Voice of Germany.

“Selamat, Claudia Emmanuela Santoso memenangkan The Voice of Germany musim ke-9,” mengutip akun resmi Instagram The Voice of Germany, Senin (11/11/2019).

Baca juga: Siapa Sangka, Suara Claudia Santoso, Gadis Asal Cirebon Bikin Juri The Voice of Germany Nangis

Saat masuk ke final, Claudia membawa lagu “I Have Nothing” yang dipopulerkan Whitney Houston.

 Terdengar suara tinggi Claudia membuat para juri terkagum. Bahkan, usai bernyanyi, seorang juri wanita naik ke atas panggung dan memeluk erat Claudia.

Suara tepuk tangan dan teriakan penonton menambah megahnya penampilan Claudia saat itu.

“Sebuah pertunjukan megah dan pada akhirnya semua orang terdiam.” ujar akun YouTube The Voice of Germany.

Sebelumnya dikabarkan, Claudia Emmanuela Santoso, seorang gadis asal Cirebon, tampil memukau dalam ajang pencarian bakat di Jerman, The Voice of Germany.

Suara Claudia mampu memukau empat juri The Voice of Germany. Dengan suara yang melengking, para juru memberikan standing ovation. Seorang juri wanita bahkan meneteskan air mata.

Sebagian juri juga datang ke panggung dan memeluk Claudia. Penampilan Claudia ditayangkan di akun YouTube resmi The Voice of Germany berjudul “The Greatest Showman Cast – Never Enough” pada Jumat 13 September 2019.

Baca juga: Siapa Sangka, Suara Claudia Santoso, Gadis Asal Cirebon Bikin Juri The Voice of Germany Nangis

Christin Gunawan (47), ibu Claudia menceritakan, Audi, begitu Christin memanggil putri pertamanya. tertarik terhadap dunia menyanyi sejak kecil.

Christin dan Indra tidak tanggung-tanggung dalam memberikan dukungan penuh terhadap Audi.

Christin dan suami memberikan pendidikan yang terbaik Audi. Awalnya, Christin kerap melihat Audi bernyanyi sejak kecil.

Hal itu Audi lakukan berulangkali hingga menjadi sebuah kebiasaan. Bahkan Audi tidak akan tidur sebelum bernyanyi dan mendengarkan musik.

Setelah mengetahui Audi begitu suka bernyanyi, Christin berusaha mencarikan tempat belajar menyanyi untuk Audi.

Dia menyekolahkan audi di sekolah musik sejak usia empat tahun.

“Saya masukan Audi ke les atau sekolah musik mulai sejak usia empat tahun di dalam dan juga luar Cirebon. Kita tuh berjuangnya lumayan keras. Hingga kelas 2 SMA atau selama sekitar 11 atau 12 tahun kursus musik,” kata Christin.

Christin kemudian menyekolahkan Audi di TK – SD – SMP hingga SMA di BPK Penabur Kota Cirebon.

Di sekolah ini, Audi terus mengasah kemampuannya dan menorehkan berbagai prestasi.

Perjuangan Audi tidak mudah. Dia terus melatih kemampuan tarik suaranya dan melewati proses belajar yang sangat panjang.

Dia mengikuti berbagai audisi baik yang diselenggarakan oleh pemerintah hingga pihak swasta.

Dari ajang kompetisi tingkat kota, tingkat provinsi hingga tingkat nasional. 

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: