Beranda / Nasional / Menko Airlangga: Pencairan THR ASN-TNI-Polri Sudah Mulai Sejak 26 Februari 2026

Menko Airlangga: Pencairan THR ASN-TNI-Polri Sudah Mulai Sejak 26 Februari 2026

 

Jadi hari ini ee pemerintah mengumumkan beberapa paket ee stimulus ekonomi lanjutan terkait dengan hari besar keagamaan nasional yaitu Idul Fitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Sesuai dengan arahan ee Bapak Presiden terkait THR Aparatur Sipil Negara, Pemerintah pusat termasuk P3K, TNI, PORI, serta pensiunan, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp55 triliun dibandingkan tahun lalu ini meningkat, tahun lalu R9 triliun naik ee 10%. THR e ASN tahun 2026 yang akan disalurkan kepada 2,4 juta ASN pusat TNI

Polri dengan total 22,2 triliun. Kemudian 4,3 juta ASN daerah total 20,2 triliun. Kemudian 3,8 juta pensiunan totalnya 12,7 triliun. Nah, komponen yang dibayarkan 100% penuh meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan, kinerja sesuai dengan regulasi yang berlaku. Pemberian THR merupakan hal yang berbeda dengan pemberian gaji yang ke-13. Jadi, saya garis bawahi bahwa THR ini tidak sama dengan gaji ke-13. gaji ke-13 biasanya diberikan di bulan Juni. Nah, pencairan THR dimulai secara

bertahap sejak ee 26 ee Februari yang lalu minggu pertama dan THR tersebut diberikan kepada PNS, CPNS, P3K, pejabat negara, prajurit TNI, anggota Polri, pensiunan PNS, pensiunan prajurit TNI Polri, hingga pensiunan pejabat negara. Sedangkan untuk gaji 13 ya seperti biasa biasanya dibayarkan di bulan Juni. Untuk sektor swasta kewajibannya wajib dibayar penuh, tidak boleh dicicil dan paling lambat dibayarkan H- H-7 lebaran. Jadi, THR diberikan kepada pekerja dengan masa kerja minimal 1 tahun dan kemudian juga ee

jumlahnya minimal ee satu jumlahnya adalah 1 bulan upah, sedangkan pekerja dengan masa kurang 1 tahun diberikan secara proporsional. Nah, ini tentu setiap perusahaan akan bervariasi. Nah, berdasarkan data dari BPJS Ketenagakerjaan, penerima upah yang tercatat adalah 26,5 juta pekerja dan diperkirakan jumlah THR yang dibayarkan senilai R4 triliun ee rupiah untuk THR ee sektor swasta dan ini diharapkan bisa mendorong konsumsi nasional secara signifikan. Kemudian bonus hari raya untuk ojol ini bonus ee hari raya ini telah

John Herdman Menunjukan Duapuluh Empat Pemain Timnas untuk FIFA Series 2026

dilakukan dengan komunikasi intensif dengan para aplikator dan alhamdulillah komitmen kuat dari para aplikator ee juga diwakili dengan yang hadir pada ee pagi hari ini. Jumlah yang diberikan ini BHR tahun 2025 bisa mencakup kepada sekitar 850.000 R mitra penerima atau pengemudi dengan nilai total 220 miliar. Dan ini dua kali dari tahun lalu. Tahun lalu itu sekitar ee 10010 miliar. Dari masing-masing ee aplikator seperti Goto dan Grab tahun lalu menyediakan 50 miliar masing-masing. Tahun ini 110 sampai 100 ee 100 sampai

110 miliar. meningkat ee dua kali dan penerimanya juga menerima ee masing-masing 400.000. Maksim kepada 51.000 mitra sebagai penerima BHR. Tahun lalu 1000 mitra. Jadi maksim meningkatnya juga besar ee 51.000. Kemudian inrive juga memberikan sekitar ee 500-an. Nah, kami mendorong penyaluran dilakukan lebih awal. H-14 atau paling lambat H-7 sebelum Idul Fitri. Terkait dengan perlindungan jaminan sosial bagi pengemudi. Hingga saat ini mitra pengemudi mengikuti jaminan kecelakaan KERDA JKK dan jaminan

kematian atau JKM BPJS ketenagakerjaan. Nah, selanjutnya ee kita

 

Rame Sekali Antrean Halalbihalal di Istana Presiden Ri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *