Puskesmas Ketapang Terapkan Satu Jumantik Satu Rumah – Lampost

Puskesmas Ketapang Terapkan Satu Jumantik Satu Rumah
Kepala Puskesmas Rawat Inap Ketapang, Sansurizal (tengah) saat memberikan penyuluhan DBD kepada aparatur desa se-Ketapang. Lampost.co/aan Kridolaksono

Kalianda (Lampost.co): Kasus demam berdarah dengue (DBD) terus meningkat di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan.

Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Rawat Inap (PRI) Kecamatan Ketapang mencatat hingga Kamis,16 Januari 2020 terdapat 20 kasus DBD yang tersebar di enam desa dari 17 desa di kecamatan ujung timur Kabupaten Lampung Selatan itu.

Untuk itu, PRI Kecamatan Ketapang melakukan beberapa langkah guna memberantas dan memutus mata rantai penyebaran nyamuk aedes aegypti penyebab DBD pada musim penghujan. Diantaranya gencar melakukan penyuluhan, penyelidikan epidemiologi, fogging, dan meningkatkan pelatihan kader juru pemantau jentik (jumantik).

“Kader jumantik tersebar disetiap dusun. Dan akan kami perluas menjadi satu rumah satu jumantik. Sedangkan kader jumantik dan aparat desa menjadi pemantau atau pengawas pelaksanaan 3M-nya,” kata Kepala PRI kecamatan Ketapang, Samsurizal kepada Lampost.co, Kamis, 16 Januari 2020.

Ia menjelaskan satu jumantik satu rumah itu mempunyai tugas memantau, memeriksa, dan memberantas jentik, serta melakukan pembersihan sarang nyamuk (PSN) di rumahnya.

Diharapkan, program ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan yang dimulai dari keluarga.

“Kader jumantik telah dilatih memberantas nyamuk lewat Pemberantas Sarang Nyamuk (PSN),” ujarnya.

Adi Sunaryo

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: