Ini adalah program The Asia Trade. Dari Tokyo, berita utama jam ini melaporkan bahwa saham Asia diperkirakan akan dibuka lebih tinggi setelah Wall Street melakukan pemulihan berkat kebangkitan kembali tren kecerdasan buatan (AI). Harga minyak juga stabil seiring dengan kesepakatan antara Iran dan Israel untuk meredakan serangan.
OpenAI telah mengajukan dokumen secara rahasia untuk melakukan penawaran umum perdana (IPO) guna bergabung dengan para pesaingnya dalam memanfaatkan pasar publik demi mendanai rencana pertumbuhan yang ambisius. Sementara itu, listing perusahaan SpaceX diperkirakan akan sangat kelebihan permintaan. Selain itu, Apple akan meluncurkan pembaruan AI-nya sebagai upaya untuk menyiapkan panggung bagi perangkat barunya.
Dari Sydney, kita melihat persiapan perdagangan di seluruh Asia. Ada reli pemulihan yang mulai terjadi, terutama pada saham-saham sektor chip dan yang berkaitan dengan AI yang sebelumnya terpukul keras pada sesi Senin. Meskipun indeks KOSPI sempat anjlok lebih dari 8% kemarin, pasar tersebut masih mencatatkan kenaikan 80% secara tahun berjalan (year-to-date), sehingga masih ada potensi volatilitas lebih lanjut. Kekhawatiran mengenai penularan lintas aset, terutama dampaknya terhadap mata uang Won dan ekonomi secara luas, terus membayangi, terutama terkait dengan besarnya leverage dan margin lending yang terjadi.
OpenAI telah mengajukan dokumen IPO secara rahasia, bergabung dalam perlombaan untuk mendanai rencana pertumbuhannya. Laporan dari Bloomberg menyebutkan bahwa pencatatan ini bisa terjadi paling cepat pada musim gugur tahun ini, meskipun perusahaan menyatakan belum ada keputusan final mengenai waktu yang tepat karena ada pertimbangan untuk tetap menjadi perusahaan swasta untuk sementara waktu.
Pasar saham Asia bersiap untuk pembukaan setelah aksi jual besar-besaran. Wall Street mencatatkan pemulihan dengan pembeli yang mulai kembali masuk (dip buyers), dan pembuat chip memimpin kenaikan. Ada perdebatan mengenai sudut pasar mana yang tangguh dengan dukungan fundamental kuat dibandingkan dengan yang bersifat spekulatif. Bifurkasi ini diperkirakan akan berlanjut hingga peristiwa manajemen risiko US CPI pada hari Rabu malam.
Terkait mata uang Won Korea Selatan, otoritas setempat telah melakukan tindakan untuk menargetkan investor spekulatif, namun Won tetap rentan. Data terbaru menunjukkan pertumbuhan PDB kuartal pertama Korea Selatan direvisi naik menjadi 3,8% secara tahunan, didorong oleh pertumbuhan manufaktur dan konstruksi. Meskipun ekonomi tumbuh, pelemahan mata uang tetap terjadi karena adanya arus keluar modal oleh investor asing yang menjual saham AI.
Di sisi geopolitik, Presiden Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat akan menyatakan kemenangan total dalam perang dengan Iran dalam dua minggu ke depan. Namun, masih ada ketidakpastian mengenai kondisi yang diperlukan untuk mencapai perdamaian jangka panjang karena adanya kendala dalam negosiasi.
Dalam perkembangan lain, seorang hakim AS telah membatalkan biaya visa H-1B sebesar $100.000 yang ditetapkan oleh Presiden Trump, menyebutnya sebagai pajak yang melanggar hukum. Sementara itu, Pentagon memasukkan kembali beberapa perusahaan besar Tiongkok, termasuk Alibaba dan BYD, ke dalam daftar perusahaan yang dianggap mendukung militer Tiongkok. Di sisi lain, gempa bumi berkekuatan 7,8 magnitudo melanda Filipina, menewaskan setidaknya 35 orang dan menyebabkan puluhan ribu orang mengungsi di Mindanao.
Apple baru saja menyelesaikan Worldwide Developers Conference di mana mereka meletakkan fondasi untuk generasi produk baru dengan fokus pada AI. Meskipun ada optimisme, ulasan terhadap acara tersebut beragam dan saham Apple ditutup lebih rendah di AS. Pasar ponsel pintar secara keseluruhan diperkirakan akan tetap menantang tahun ini.
Dalam dunia investasi, SpaceX dan OpenAI menjadi sorotan utama dalam hal pendanaan. Investor institusional maupun ritel diperkirakan akan mencermati IPO ini, yang berpotensi menarik likuiditas dari pasar lain. Di Malaysia, Invest Malaysia dimulai hari ini, di mana pemimpin perbankan seperti Maybank menyoroti peluang pertumbuhan melalui zona ekonomi khusus Johor-Singapura dan integrasi AI dalam layanan perbankan untuk meningkatkan efisiensi.
Sebagai penutup, analis Bloomberg mencatat bahwa meskipun pasar saham daratan Tiongkok tampak relatif tangguh, di bawah permukaan terdapat tanda-tanda ketegangan. Konsentrasi pasar meningkat, dengan hanya sebagian kecil saham yang mendominasi aktivitas perdagangan, yang menunjukkan bahwa partisipasi pasar dalam reli ini sebenarnya sedang menyusut dan membuat pasar lebih rentan terhadap kekecewaan.
Komentar